Daily Archives: Sabtu, September 19, 2015

  • International Day of Peace Bersama Pramuka Espegha Klaten

    Bulan September adalah bulan untuk mengingatkan pentingnya PERDAMAIAN. Pada bulan ini diperingati Hari Perdamaian Internasional (International Day of Peace). Oleh karena itu, pada kegiatan rutin mingguan gugus depan kami yang berpangkalan di SMP Negeri 3 Klaten diisi dengan kegiatan memperkenalkan: Hari Perdamaian Internasional, Inisiatif Messengers of Peace dan apa yang bisa dilakukan oleh Pramuka Pengalang untuk berkontribusi pada gerakan global mewujudkan a better world – dunia yang lebih baik.

    48 anggota Pasukan Daksa Paramita menjadi RELAWAN MEMBACA bagi adik-adiknya. Mereka membacakan Buku Cepat Saji – Simplebook: “2 Menit untuk Perdamaian Dunia”. Dari kegiatan tersebut lebih dari 280 Pramuka Penggalang terbuka wawasannya. Mereka diperkenalkan bahwa DAMAI bukan hanya soal “tidak bertikai”. Damai itu ketika setiap orang terpenuhi kebutuhan dasarnya, seperti bisa menghirup udara yang segar, tercukupi kebutuhan pokoknya (sandang, pangan, papan dan pendidikan), hidup di lingkungan yang bersih, aman dan tenteram, dan sebagainya.

    Mereka menjadi sadar bahwa ada berbagai permasalahan global di seluruh penjuru dunia. Bahkan permasalahan itu terjadi di sekitar mereka. Permasalahan-permasalahn “BESAR” tersebut sebenarnya bisa dipecahkan dengan langkah-langkah “KECIL”. Langkah “KECIL” yang dilakukan oleh sebanyak-banyaknya orang, secara kontinyu. Sebagai Pramuka Penggalang, mereka hendaknya menjadi pionir yang mau melakukan langkah kecil tersebut.

    Langkah “KECIL” tersebut diwujudkan dengan sikap PEDULI. Sikap peduli akan merangsang kita untuk mencari tahu apa yang terjadi di sekitar kita dan mencari tahu apa yang bisa kita lakukan untuk membantu jika ada permasalahan. Langkah “KECIL” tersebut juga dilakukan dengan berkomitmen untuk menjadi Messengers of Peace – Duta Perdamaian.

    Dalam kegiatan ini, adik-adik juga diperkenalkan bagaimana mereka bisa berbuat baik melakukan kegiatan pelayanan masyarakan dengan menjadi Relawan Membaca – Pramuka Buku Hidup (PRABUHI).

    Sumber: Scout