Awalnya Hutan Belantara, Ini Cikal Bakal Klaten dari Eyang Melati

Seluruh masyarakat mungkin masih banyak yang bertanya-tanya bagaimana sejarah Kabupaten Klaten ini bisa berdiri. Berbagai versi masih terus diperbincangkan siapa yang berperan dalam berdirinya Klaten, salah satu yang cukup dikait-kaitkan dengan cikal bakal Klaten ini yakni seorang pujangga yang disebut dengan Eyang Melati.

Hal itu semakin dikuatkan dengan adanya tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Klaten untuk mengadakan ziarah ke makam Eyang Melati. Dalam ziarah yang memperingati hari jadi Klaten itu dilakukan oleh jajaran Muspida dan sejumlah pejabat lainnya. Bahkan makam Eyang Melati kerap kali dikunjungi ketika menjelang pemilihan.

Makam Eyang Melati sendiri berada di Kampung Sekalekan, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah. Di tengah-tengah tempat pemakaman masyarakat zaman dahulu, Eyang Melati dimakamkan di samping istrinya yang terletak di ujung bagian belakang. Dengan kain penutup warna putih, makam Eyang Melati selalu terlihat bersih lantaran dijaga oleh juru kunci selama puluhan tahun.

Juru kunci tersebut adalah, Nyaimas Tumenggung Sudarti Puji Lestari. Dirinya yang saat ini sudah berusia 74 tahun itu mengaku sudah menjadi juru kunci makam Eyang Melati selama 37 tahun lamanya. Bahkan dalam mengemban tugas itu, Nyaimas Sudarti menceritakan bahwa Ia ditunjuk langsung oleh Eyang Melati melalui mimpi atau orang zaman dahulu menyebutnya pesan ghaib. Ia juga merupakan penjaga makam keturunan kedua.

Setelah mendapat hadiah itu, lantas Eyang Melati menuju hutan dan mulai mendirikan sebuah tempat tinggal. Seiring berjalannya waktu, hutan yang dulunya sepi dan tidak ada penduduk justru sedikit demi sedikit banyak yang berdatangan. Mereka mulai mengikuti dan menetap bersama dengan Eyang Melati di hutan tersebut. Bahkan dengan kesaktian dan sifat budi luhurnya, hutan berubah menjadi perkampungan hingga saat ini menjadi Kabupaten Klaten.

Sumber: Sorot Klaten

(Visited 10 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *