Biayai Warganya Ikut JKN, Desa di Klaten Ini Punya Pendapatan Asli Rp3,7 Miliar

Pemerintah Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo mendaftarkan warganya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Pembiayaan tersebut sepenuhnya dilakukan dengan menggunakan dana desa.

“Saat ini penduduk kami sebanyak 2.040 jiwa, dari jumlah tersebut sebanyak 1.492 telah tercover jaminan kesehatan, berupa Jamkesmas, Jamkesda dan peserta bukan penerima upah (PBPU). Sementara itu dibiayai oleh dana desa dan telah menerima kartu dari BPJS 115, sedangkan sisanya masih dalam proses pendataan,” ujar Kades Ponggok, Junaedhi Mulyono, Jumat (29/4).

Ia memaparkan, langkah tersebut diambil karena perlindungan kesehatan oleh negara dalam hal ini pemerintah desa sudah merupakan amanat undang-undang. Oleh karena itu, pihaknya melakukan terobosan untuk mendaftarkan warganya.

Ditambahkannya, pada bulan Mei 2016 Pemdes Ponggok menargetkan seluruh warganya memiliki jaminan kesehatan.

Disamping itu ia mengemukakan, Pendapatan Asli Desa (PAD) Ponggok mencapai Rp 3,7 miliar. Hal itu belum termasuk hasil BUMDes yang mencapai Rp 6,1 miliar.

Menurutnya potensi tersebut terus digali untuk kesejahteraan warganya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Hartini mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh Desa Ponggok. Ia mengatakan, hal itu perlu dicontoh oleh desa-desa lain di Klaten.

Sumber: Jogja Tribun News

(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *