Deklarasi Bersama Antar Perguruan Demi Ciptakan Klaten Kondusif

Cegah terjadinya gesekan antar komunitas dan perguruan beladiri, Polsek Delanggu bersama dengan Muspika Delanggu menggelar tatap muka dan silaturahim antar perguruan maupun komunitas bela diri yang ada di wilayah Kecamatan Delanggu. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Delanggu tersebut dihadiri lebih dari 60 peserta yang terdiri dari seluruh ketua, pelatih, koordinator maupun anggota perguruan bela diri seperti SH Teratai, Pagar Nusa, Wahyu Sejati maupun Taekwondo, serta para Kepala Desa setempat.

Kapolsek Delanggu AKP I Made Redi Hartana menyampaikan jangan sampai ego sektoral dari masing-masing komunitas menimbulkan gesekan antar perguruan yang nantinya akan mengganggu keamanan dan kerukunan masyarakat di wilayah Delanggu.

“Sering kita jumpai masing-masing komunitas mengangkat kebanggaannya masing-masing dan akhirnya malah terjadi pertikaian antar komunitas, ini yang kita harus hindari. Justru keberadaan perguruan bela diri yang ada ini dapat kita jadikan salah satu kekuatan dalam menjaga kedaulatan negara dan menjaga kondusifitas daerah kita masing-masing” tegasnya,

Ditegaskan pula komunitas bela diri memiliki potensi nyata untuk membantu kepolisian atau pemerintah kecamatan dalam membangun keamanan dan ketertiban di wilayah Delanggu selama rukun dan saling bekerjasama. “Dengan keberagaman komunitas beladiri di Kecamatan Delanggu Ia menghimbau agar tiap perguruan saling menjaga kerukunan dan keharmonisan,” ujar dia.

Point penting dari terselenggaranya acara tersebuat ialah tercapainya kesepahaman dan kesepakatan untuk saling menjaga dan bersama-sama menciptakan iklim sejuk yang kondusif di Klaten khususnya Delanggu. Kebersamaan tersebut juga tertuang dalam penandatangan bersama deklarasi persatuan antar komunitas bela diri.

Sumber: Matta News

(Visited 23 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *