Dishub Klaten Gelar Pemeriksaan Kelayakan Bus Angkutan Lebaran

Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten menggelar pemeriksaan kelayakan kendaraan yang menjadi angkutan lebaran 2016 di Terminal Ir Soekarno, Senin (27/6/2016).

Kondisi ban dan rem kendaraan menjadi prioritas pengamatan kondisi kendaraan.

Kabid Lalulintas Dishub Klaten, Sumarsono, mengatakan kendaraan angkutan lebaran harus memenuhi standar keamanan.

Pasalnya, kendaraan tersebut mengangkut banyak penumpang yang harus dijamin keselamatannya.

“Pemeriksaan dilakukan mulai dari emisi gas buang hingga alat keamanan kendaraan seperti rem,” ungkapnya saat memantau pemeriksaan kendaraan.

Menurutnya ban dan rem merupakan komponen terpenting untuk menjamin keselamatan penumpang. Dengan demikian, dua komponen tersebut menjadi prioritas pengamatan.

“Seringkali armada bus menggunakan ban vulkanisir, padahal sangat membahayakan. Jika ditemukan, kami akan meminta PO bersangkutan untuk segera mengganti. Selain itu yang perlu diwaspadai adanya kebocoran pada rem, jika tidak segera diperbaiki tentu akibatnya bisa fatal,” katanya.

Sumarsono menjelaskan armada yang tidak memenuhi standar kelayakan akan diberhentikan dan tidak boleh meneruskan perjalanan. Armada diminta untuk segera diperbaiki, dan jika memang tidak memungkinkan armada tersebut akan dikandangkan.

“Jika memang tidak memungkinkan untuk dioperasikan, maka armada akan dihentikan dan penumpang dialihkan ke armada lainnya dengan tujuan yang sama,” ujarnya menjelaskan.

Sumber: Jogja Tribun News

(Visited 14 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.