Hadapi Lebaran Siasati Rekayasa Lalu-lintas

Menghadapi hari raya Lebaran, satuan lalu lintas Kepolisian Resort (Polres) Klaten sudah mengantisipasi bila terjadi lonjakan arus lalu lintas yang mengakibatkan kemacetan di wilayah Klaten. Tindakan rekayasa pengaturan lalu lintas akan diberlakukan untuk mengurai demi kelancaran lalu lintas.

Demikian diungkapkan Kepala Satuan Lalu-Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resort Klaten AKP Kemas Indra ketika ditemui di ruang loby Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Klaten, Kamis (25/6). Lebih lanjut Indra menuturkan sudah melakukan pendataan titik-titik mana saja yang rawan kemacetan, Tahun lalu ada empat titik yang rawan kemacetan ialah di Prambanan, Bendogantungan, Karangwuni, dan di Delanggu tepatnya di sekitar Pasar Delanggu. Kemudian untuk tahun 2015 ini diperkirkan titik rawan kemacetan bertambah. Tambahan tiga rawan ialah di palang kereta api Krapyak dan Sendangan, di Jatinom, dan di Tegalyoso limpahan dari Bendogantungan. Karena itu nantinya akan dilaksanakan rekayasa arus lalu lintas terutama di jalur Prambanan dan Delanggu. Di selatan Delanggu ada jalur lingkar Delanggu yang tembus sebelah utara Mapolsek Delanggu. Untuk di Delanggu satu jalur tetap digunakan untuk mencegah kemacetan arus lalu lintas.

Di Prambanan kendaraan yang dari arah parkir diarahkan belok kiri untuk menuju ke Yogya dan ke arah Solo. Sehingga dapat mengurangi arus lalu lintas yang melewati jalur utama Prambanan. Pengaturan buka tutup arus lalu lintas juga akan diberlakukan ketika kondisi arus lalu-lintas sangat padat. Tentunya lampu traffic light (bangjo) akan dimatikan, dan polisi satuan lintas tetap berada lapangan.

Ketika jalan utama jalur Yogya Solo terjadi kemacetan maka jalur alternatif akan diberlakukan yang mengarah ke Sleman, terus menuju Sukoharjo, dan Boyolali. Ini untuk melancarkan perjalanan. Perlengkapan rambu-rambu juga akan dipasang di semua jalur demi kelancaran arus lalu-lintas.

Pos pengamanan (Pospam) lebaran akan didirikan di tujuh tempat seperti tahun lalu. Pembuatan Pospam mulai hari H minus 8, dan penjagaan di Pospam dapat dimulai H minus 7 hingga H plus 10. Untuk pengamanan lebaran melibatkan stake holder (pemangku kepentingan) antara dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, RAPI, ORARI, Pramuka, PMI, Dinkes, dan Hansip. Kemas Indra memprediksi arus lalu lintas mudik lebaran mulai ramai pada hari H minus 4 hingga H plus 7 bahkan sampai H plus 10.

Sumber: Klaten Direktori

(Visited 29 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *