Kebijakan Sekolah Lima Hari Ditanggapi Dingin

Kebijakan lima hari kegiatan belajar mengajar (KBM) yang diberlakukan di semua jenjang sekolah di Kabupaten Klaten ditanggapi dingin.

”Sejak hari Senin kemarin lima hari KBM sudah diterapkan,” ungkap Kasek SMA N 1 Klaten, Kawit Sudiyono, Kamis (30/7).

Dikatakannya, siswa saat dijelaskan jam pelajaran bertambah rata-rata satu jam setiap hari sama sekali tidak protes. Mereka memahami kebijakan itu dan tidak dianggap memberatkan. Selain siswa, orang tua selama tiga hari diberlakukan belum ada yang menyampaikan keluhan.

Meski demikian, sekolah akan terus berupaya memberikan pemahaman atas kebijakan Pemkab itu. Pemantauan dan kajian akan dilakukan setiap saat sehingga prestasi siswa tidak terganggu.

Kepala sekolah SMP N 1 Delanggu, Agus Ristanto mengatakan hal senada. Belum ada keluhan siswa atau komplain dari orang tua siswa sejak diberlakukannya lima hari KBM. ”Padahal otomatis pulangnya lebih siang. Namun tidak ada protes sejauh ini,” jelasnya.

Menurutnya, sejak masuk Hari Senin, semua siswa langsung berkegiatan KBM normal. Jam belajarnya pun sudah menyesuaikan lima hari KBM yakni untuk hari Senin sampai Kamis ditambah rata-rata satu jam dari sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Klaten, Pantoro mengatakan selama tiga hari pemantauan di lapangan belum ada keluhan dan komplain warga dan siswa. ”KBM belajar seperti biasa dan tidak ada dampak dan kendala,” katanya.

Menurutnya, sebelum kebijakan itu diterapkan Dinas sudah menggelar rapat dengan sekolah dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Sumber: Suara Merdeka

(Visited 29 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.