Klaten akan Memenjarakan Orang yang Melakukan Diskriminasi kepada ODHA

Pemerintahan Kabupaten Klaten mengeluarkan peraturan baru yang dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga enam bulan dan denda sebesar Rp 50 juta untuk orang-orang yang mendiskriminasi pasien HIV.

Kepala Divisi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Klaten Herry Martanto mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) No. 6/2017, melarang segala bentuk diskriminasi dan prasangka terhadap orang yang hidup dengan HIV.

“Peraturan tersebut merupakan bagian dari upaya kami untuk melindungi orang yang hidup dengan HIV. Tentu saja, mengeluarkan sanksi adalah upaya terakhir kami, “katanya hari Minggu.

Dia menambahkan, pemerintah akan mulai mendidik warga dan instansi terkait mengenai peraturan tersebut.

Komisi AIDS Klaten mencatat 524 orang yang hidup dengan HIV dari tahun 2007 sampai Maret 2017.

Aktivis HIV Dewi mengatakan kepada The Jakarta Post bahwa orang dengan HIV masih mengalami diskriminasi, termasuk saat mencari layanan medis.

“Ada praktisi medis yang mengisolasi orang dengan HIV saat mereka memberikan layanan,” kata Dewi.

Sumber: The Jakarta Post

(Visited 22 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.