Klaten Siap Deklarasi Sebagai Wilayah Bebas BAB Sembarangan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Cahyono Widodo menuturkan, pada 2018 mendatang, Kabupaten Klaten siap mendeklarasikan diri menjadi wilayah bebas BAB.

Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan oleh pihaknya untuk memicu masyarakat untuk hidup sehat dengan tidak BAB sembarangan, yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Selain sosialisasi, dalam berbagai kesempatan pihaknya pun melakukan deklarasi ke setiap desa, sebagai wilayah open defecation free (ODF), melalui program jambanisasi yang direalisasikan setiap tahunnya.

Sampai saat ini, kecamatan di Kabupaten Klaten yang sudah melakukan deklarasi sebagai wilayah ODF adalah Kecamatan Cawas.

‚ÄúDirencanakan pada 2018 nanti kita berikan bantuan jambanisasi sebanyak 2.500 buah di seluruh desa di Kabupaten Klaten. Termasuk mendorong pengadaan jambanisasi untuk bisa dilakukan secara mandiri dan swadaya,” tutur Cahyono.

Jelasnya, perilaku tidak sehat dengan BAB sembarangan akan memicu resiko penularan berbagai penyakit di masyarakat.

Dari kotoran yang dibuang sembarangan itu dapat mencemari lingkungan dan aliran air yang ada di sekitarnya.

Selain itu, dengan kebiasaan BAB sembarangan itu, akan menjadi lebih mudah penularan penyakit diare di masyarakat.

Jika terjadi diare di tengah masyarakat, maka kondisi tubuh seseorang akan mengalami penurunan.

Dan ketika itu akan meningkatkan resiko penularan penyakit lainnya.

Sumber: Jogja Tribun News

(Visited 3 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *