Legenda Mistis Wisata Umbul Manten

Umbul Manten, salah satu objek wisata air yang terletak di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, kini tengah naik daun. Panorama yang indah serta keasrian alamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Akan tetapi, di balik semua keindahan itu, ada kisah mistis yang beredar di masyarakat.

Dihimpun Harianjogja.com, Sabtu (28/10/2016), dari berbagai sumber, asal-usul nama Umbul Manten konon berasal dari sebuah legenda sepasang pengantin yang hilang secara misterius. Hilangnya sepasang pengantin itu diduga karena melanggar wejangan atau perintah orang tua mereka untuk tidak keluar rumah bersama-sama selama 40 hari pascamenikah. Tetapi, entah karena alasan apa, mereka justru melanggar perintah tersebut.

Konon, suatu hari mereka pergi keluar rumah saat petang. Saat itu, dikisahkan sang suami berjalan terlebih dahulu di depan istrinya. Ketika sampai di dekat sebuah mata air di bawah pepohonan yang rindang, keduanya pun berhenti. Sesaat kemudian, sang suami menoleh ke belakang untuk mencari istrinya. Namun, sang istri mendadak lenyap dari pandangannya, begitupun sebaliknya ketika sang istri mengejar suami, ia kehilangan jejak dan tidak dapat menemukannya.

Hingga kini, tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan sepasang pengantin itu. Berdasarkan cerita tersebut, lantas sumber mata air diberi nama Umbul Manten yang berarti mata air pengantin.

Umbul Manten memiliki dua kolam yang diberi nama Umbul Lanang dan Umbul Wadon. Umbul Lanang terletak di tepi jalan raya, sedangkan Umbul Wadon lokasinya berada agak jauh di belakangnya. Ukuran kolam Umbul lanang lebih kecil dibandingkan Umbul Wadon.

Meski terkenal cukup angker, Umbul Manten ini merupakan salah satu objek wisata yang mesti Anda kunjungi. Selain dapat menikmati kesegaran sumber mata air yang jernih dan panorama alam yang indah, di sana Anda juga bisa menjajal sensasi foto underwater yang mengasyikkan.

Sumber: Harian Jogja

(Visited 15 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *