LIPI Turun Tangan Selidiki Serangan Tawon di Klaten

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) turun tangan menyelidiki semakin ganasnya serangan tawon jenis vespa affinis di wilayah Kabupaten Klaten. Serangan menewaskan dua orang sepanjang tahun 2017. Peneliti Serangga LIPI, Hari Nugroho mengatakan kedatangannya ke Kabupaten Klaten setelah mendapatkan instruksi untuk ikut menangani serangan tawon yang terjadi di Klaten. ”Potensi serangan di Kabupaten Klaten paling besar,” jelasnya.

Tim LIPI yang datang ke markas pemadam kebakaran ditemui anggota pemadam, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sugeng Haryanto dan jajarannya. Menurut Hari, jumlah kasus laporan tawon vespa affinis di Kabupaten Klaten paling besar dibandingkan daerah lain. Selama tahun 2017 sudah ada 262 laporan dan dua warga meninggal dunia akibat serangan tawon itu.

Dengan angka kasus sebanyak itu, patut diduga ada ledakan tawon jenis itu. Apalagi di daerah lain wilayah eks Karesidenan Surakarta seperti di Kabupaten Sukoharjo, Boyolali dan Solo telah terjadi serangan serupa. Agar tidak terjadi ledakan populasi tawon mematikan itu, LIPI turun tangan menyelidiki. Data-data serangan, lokasi, dan kecenderungan serangan akan segera dikumpulkan di lapangan. Tawon jenis vespa affinis merupakan tawon endemis wilayah tropis Asia.

Tawon berpunggung kuning itu, kata Hari, merupakan tawon dengan tipikal menetap. Racunnya bisa menyebabkan sulit bernapas dan gagal ginjal dalam skala besar. Penyebab agresifnya serangga itu bisa dipicu banyak faktor. Mulai dari pemanasan global, musnahnya habitat sampai rusaknya ekosistem. Untuk itu, LIPI datang untuk memetakan dan membantu pengendalian.

Sebab untuk memusnahkan tawon tidak mungkin karena bisa jadi tawon itu adalah predator hama tanaman. Apabila dimusnahkan dikhawatirkan akan berdampak pada sektor lain sehingga yang bisa dilakukan hanya pengendalian agar tidak muncul keresahan lebih luas. Sambil menunggu hasil penelitian, untuk sementara penanganan sudah dilakukan tim pemadam.

Sumber: Suara Merdeka

(Visited 14 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.