Pengaduan Pungutan Liar Samsat Delanggu

Kepada Bapak Gubernur yang terhormat, barusan saya pajak kendaraan di Samsat Pembantu Delanggu Klaten, pas mau ambil nomor antrian saya dipungut biaya 5 ribu per STNK, padahal KTP asli ada, BPKB asli sama pakai surat pengantar dari leasing, saya tanya uang 5 ribu untuk biaya apa, alasannya ngalor ngidul nggak jelas dan nggak masuk akal, malah yang satunya bilang “udah kasih aja mas”, saya sebagai rakyat kecil sangat keberatan dengan pungutan seperti itu, kita sudah terlambat bayar kendaraan aja udah kena denda, mosok masih ada pungutan di luar PKB STNK, tolong minta penjelasannya matur nuwun.

Sumber: Biro Humas Prov Jateng

(Visited 436 times, 1 visits today)

2 thoughts on “Pengaduan Pungutan Liar Samsat Delanggu

  1. henik istikhomah

    saya juga mengalami kejadian yang sama, kejadianya pada hari Rabu, 8 juli 2015, pagi itu saya datang ke Kantor SAMSAT delanggu Klaten, dengan maksud untuk pajak kendaraan saya, selesai parkir seorang bapak bapak mendekat dan menanyakan mau diuruskan atau ngurus sendiri, singkat cerita saya pilih untuk menyerahkan urusan pajak kepada bapak tersebut ( Handoko, hp +6285729301701) saat itu sudah disepakati berapa jumlah uang yang harus saya serahkan berikut jasa nya ( 2.400.000,-). setelah proses selesai saya masih dimintai 80.000 dengan alasan yang tidak jelas. Waktu tersebut kebetulan TNKB belum jadi dan diberi bukti surat pengambilan TNKB pada tanggal 9 Oktober 2015.
    Tanggal 13 Juli calo tersebut menelpon saya dan mengatakan nomor TNKB sudah jadi dan saya harus membayar kekurangan sebesar 1.200.000,- Calo tersebut (handoko mengaku sebagai petugas cek fisik SAMSAT Delanggu Klaten, tapi saya percaya itu tidak mungkin) terus saja mengirim pesan dan menelpon saya, saya sangat kecewa, menggunakan jasa calo bukan kali pertama, dan setahu saya mereka profesional, tapi Handoko berusana memeras saya dengan harga yang tidak wajar, terlebih lagi setelah saya konfirmasi biaya apa? jawabanya tidak masuk akal, tidak ada dalam kesepatakan awal???? dia berkelit waktu itu banyak orang. (sumpah semoga rejeki yang di dapat tidak berkah , sengsara dunia akherat, aamiin), benar benar mafia,
    Kepada pihak yang mungkin berkepentingan tolong hal ini diperhatikan, kenyamanan sebagai warga negara yang baik dengan itikat baik taaat membayar pajak, tapi masih dipersulit terlebih diSAMSAT juga banyak polisi yang berjaga, kenapa hal ini dibiarkan terjadi? kepentingan siapa yang diutamankan?? pelayanan masyarakat atau CALO???

    Reply
  2. yudi

    Saya jg pernah ngalami hal serupa..pas mutasi mio dr karawang ke klaten. Pd akhir thun 2014 saya ke samsat klaten kemudian sya ke loket pendaftaran yg diluar depan parkir motor..saya tsnya ke petugas polisi mau mutasi pak…dan disuruh chek fisik ke petugas yg ga jlas krna ga resmi kayak tukang parkir,setelah itu berkas semua dkumpulkan ke polisi tadi dan minta 100rb…saya kaget…kok mahal skali…kata polisi..aturanya seperti itu mas…yaa terpaksa saya bayar dan saya minta bukti pembaysran(print out/kwitansi) eee…polisinya bilang saya tdak biasa ngeluarin kwitansi…klo mau lanjut ya monggo…klo ga ya tdk apa…! Saya cm bilang semoga ga berkah n hancur dunia akherat…! Mohon polisi itu ditangkap dipecat n dipenjara aja…saya sngt keceawa skali…sepertinya polisinya msh ada tp sy lp namanya.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *