Perpanjangan Sewa Plasa Klaten Belum Jelas, Pedagang Galau

Sejumlah pedagang dan sebuah ritel besar yang bermukim di Plasa Klaten galau. Penyebabnya apalagi kalau bukan perpanjangan sewa antara pihak pengembang dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. Mengingat deadline sewa berakhir April mendatang.

Sebagai catatan, bangunan Plasa Klaten seluas 11.870 meter persegi. Beserta pasar 3 lantai seluas 5.897 meter persegi. Dikontrak selama 20 tahun oleh PT. Inti Griya Prima Sakti. Kawasan ini menampung sebuah ritel besar dan 800-an pedagang.

Kini, kejelasan nasib Plasa Klaten masih suram. Apalagi pemkab saat ini fokus melakukan evaluasi terhadap Plasa Klaten. Mengingat sudah dua dekade disewa pengembang.

”Saya sendiri belum tahu soal itu (kelanjutan sewa). Tetapi memang sudah menjadi pembicaraan di tingkat pejabat Pemkab Klaten. Mau dihentikan kontraknya atau dilanjutkan tetapi dengan syarat tertentu. Masih dalam wacana,” terang Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disdagkop dan UMKM) Klaten, Abdul Mursyid kepada Jawa Pos Radar Klaten.

Ada wacana, pemkab bakal menyulap Plasa Klaten jadi pusat perdagangan. Mempertimbangkan lokasinya yang cukup strategis dan berada di pusat kota. Berdekatan dengan Pasar Induk Klaten yang sudah lama menjadi kawasan perekonomian.

”Bisa jadi tetap dipertahankan menjadi Plasa Klaten dan pasar. Tetapi perlu dilakukan rehab secara fisik. Lebih kepada struktur yang mungkin harus dibenahi. Tetapi ya itu, masih menunggu pembahasan lagi mau dijadikan seperti apa?” tandas Abdul.

Plt Kabid Pengelolaan Pasar, Disdagkop UMKM Klaten, Hery Susilo mengaku banyak pedagang yang meminta kejelasan terkait nasib Plasa Klaten. Termasuk dari manajemen ritel. Intinya mereka tetap berkeinginan bisa menempati Plasa Klaten.

”Dari pemkab sendiri belum ada kepastian, apakah nanti diperpanjang atau tidak. Termasuk ke depannya akan dipergunakan untuk apa juga belum ada kepastian. Tapi yang jelas, untuk sementara masih dapat digunakan,” bebernya.

Hery berharap, penggunaan Plasa Klaten dan Pasar III lantai masih bisa dipertahankan seperti saat ini. Mengingat potensi ekonominya cukup menjanjikan. Kendati demikian, perlu dilakukan pembenahan atau renovasi. Agar fisik Plasa Klaten semakin cantik dan mampu mendongkrak minat pengunjung.

”Saya harapkan tetap bisa dipertahankan. Agar tidak menimbulkan gejolak dari para pedagang. Kondisi seperti ini harus bisa dipertahankan,” ujarnya.

Sumber: Jawa Pos

(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.