Petani Tembakau di Klaten Mulai Didatangi Pabrik Rokok

Meski baru masa awal panen, petani tembakau di Klaten mulai didatangi pabrik rokok.

Hal tersebut membuat pemasaran hasil panen tembakau menjadi lebih mudah.

Seorang petani di Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo, Jumiyo (63) mengatakan panen baru dilakukan sepekan terakhir dan saat ini sebagian panen sudah diproses seperti rajang dan penjemuran.

Namun meski proses belum rampung, beberapa perwakilan pabrik sudah menawarkan diri untuk membeli tembakaunya.

“Ya sudah ada yang menawar. Saat ini baru diproses, sebagian sudah dirajang, sebagaian masih dimatangkan,” ungkapnya ditemui saat menjemur rajangan daun tembakau, Rabu (13/9/2017).

Menurutnya hal ini wajar lantaran di tahun ini tidak banyak petani yang menanam tembakau seperti tahun lalu.

Hal ini membuat pabrik segera mencari sebanyak mungkin petani yang mau menjual tembakau.

“Banyak yang masih trauma karena dua tahun gagal panen. Sehingga tahun ini pasokan tembakau tidak banyak seperti dulu,” katanya.

Meski secara kuantitas tidak sebanyak beberapa tahun lalu, namun kualitas tembakau khusunya asal Manisrenggo di tahun ini sangat baik.

Kondisi tersebut berpengaruh pada harga jual hasil panen tembakau.

“Saat ini daun kedua sudah dipetik, sudah masuk grade B. Ini berdasarkan aroma dan kandungan gula tembakau pada daun yang dipanen,” ujarnya.

Sumber: Jogja Tribun News

(Visited 3 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *