Profil Kecamatan Delanggu

Delanggu adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Klaten. Delanggu terdiri dari 16 desa yaitu: Banaran, Bowan, Butuhan, Delanggu, Dukuh, Gatak, Jetis, Karang, Kepanjen, Krecek, Mendak, Sabrang, Segaran, Sidomulyo, Sribit, dan Tlobong.

Delanggu terletak di jalan raya antara Klaten dan Surakarta, sehingga perekonomian daerah ini bisa tumbuh dengan pesat. Delanggu terkenal sebagai lumbung beras Jawa Tengah dan di masa lalu pernah menjadi pusat perekonomian lokal, saat memiliki Pabrik Karung Goni, sebelum akhirnya ditutup pada awal 1990-an karena kalah bersaing dengan karung plastik. Beras harum “Rojolele” berasal dari daerah ini.

Sebagian besar penduduknya beragama Islam dan hanya sedikit pemeluk Kristen terlihat dari hanya ada beberapa gereja serta agama lainnya.

Delanggu dikenal sebagai pusat pendidikan lokal, karena terletak di tempat strategis. Sebagian siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan SMU berasal dari beberapa kecamatan sekitarnya seperti Polanharjo, Ceper, Juwiring, bahkan Sawit (Boyolali). Ada sekolah favorit, SMPN 1 Delanggu. Di periode awal 80-an sampai dengan awal 2000, sekolah ini mempunyai prestasi DANEM rata-rata tertinggi di level Klaten ataupun bahkan pernah level nomor 5 nasional.

Dulu di Delanggu ada klub sepak bola bernama Adidas. Klub sepak bola ini menjadi ikon sepak bola di Delanggu. Sedangkan klub sepak bola lainnya adalah KIPAS, SSS, PESSAT, dan lain-lain.

Luas Delanggu sekitar 18.78 km persegi. Jumlah penduduk 45.030 jiwa (2013) dengan kepadatan penduduk 2.398 jiwa/km persegi. Perbandingan jenis kelamin 22.489 pria dan 22.541 wanita.

Jumlah sekolah 28 unit (2013), dengan 3.678 murid, dan 250 guru. Luas panen padi 1.402 hektar (2013) dengan produksi 12.535 ton.

Sumber : Wikipedia dan BPS Klaten

(Visited 925 times, 3 visits today)

2 thoughts on “Profil Kecamatan Delanggu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *