Ratusan Truk Galian C Lewat Jalan Tikus untuk Hindari Razia, Warga Mengeluh Jalan Rusak

Razia truk Galian C yang dilakukan aparat gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Klaten, selama dua hari kemarin kembali menuai keluhan dari masyarakat. Razia yang digelar di Sub Terminal Delanggu dengan tujuan untuk menertibkan angkutan bermuatan material itu justru berujung pencemaran lingkungan.

Razia tersebut membuat sejumlah sopir truk yang sudah mendapatkan informasi memilih menghindar dan mencari jalan alternatif lain. Imbasnya, jalan perkampungan yang bukan jalan truk galian C dilewati kendaraan dengan tonase berat ini. Akibat dari tindakan sopir tersebut, jalan perkampungan mengalami rusak parah lantaran kerap dilalui truk Galian C apabila terjadi razia di Sub Terminal.

Ada beberapa jalan tikus yang dilewati truk galian C untuk menghindari razia tersebut, diantaranya jalan Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo dan jalan Desa Sribit, Kecamatan Delanggu. Parahnya lagi, untuk di jalan Sribit saat ini sudah sangat memprihatinkan. Jalan yang merupakan jalur alternatif untuk menuju ke Kecamatan Delanggu itu saat ini hancur.

Salah satu warga Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Dwiyono mengungkapkan jalan di sini kerap dijadikan sasaran sebagai jalur alternatif guna meloloskan diri dari razia petugas gabungan. Pasalnya memang selama operasi itu berlangsung, truk yang melaju dari arah Jogja menuju Solo akan dimasukkan ke Sub Terminal Karang Delanggu.

Lebih lanjut, sejak razia itu digelar tercatat sudah ada puluhan truk yang melintas di Desa Sribit dalam sehari. Diakuinya, truk yang melintas dari Jalan Jogja menuju Solo itu biasanya akan masuk ke Jalan Sribit dengan masuk melalui simpang tiga Kaliwingko. Dari situ sopir truk akan melewati Desa Sribit menembus ke jalur galian C lingkar barat Kecamatan Delanggu.

Atas kondisi tersebut, jalan di sepanjang Desa Sribit saat ini sudah rusak parah. Pihaknya berharap kepada petugas gabungan untuk memperhatikan jalan-jalan yang dianggap untuk melarikan diri sopir truk. Setidaknya ada yang ikut berjaga di jalan ini agar tidak ada yang nekat masuk. Pasalnya selain rusak, truk yang melintas juga mengkhawatirkan anak-anak di sini.

Sumber: Sorot Klaten

(Visited 5 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *