Tengkulak Cabai Mulai Beraksi di Klaten

Harga cabai rawit saat masa panen raya rentan dipermainkan tengkulak. Pasalnya dengan kondisi panen yang melimpah, membuat petani bergantung pada tengkulak.

“Mulai panen dua pekan lalu, tengkulak mulai datang beli cabai yang sudah dipanen,” kata Widodo, petani cabai rawit asal Kebondalem Lor, Prambanan, Minggu (10/9/2017).

Setelah dikuasai tengkulak, harga panen turun drastis. Saat ini harga per kilogram cabai rawit dari petani hanya Rp 5.000.

Harga tersebut berbanding terbalik dengan kondisi harga cabai rawit saat Ramadan hingga Idul Fitri, Juli lalu. Saat Juli hingga awal Agustus, harga cabai rawit di pasaran menembus Rp 35 ribu hingga Rp 80 per kilogramnya.

Sumber: Jogja Tribun News

(Visited 2 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *